Selain
Kutai Barat, Paser juga menyandang status zona oranye. Sedangkan sisanya
merupakan zona merah, seperti Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara,
Kutai Timur, Bontang dan Berau.
Zona merah di Kaltim didukung oleh tingginya kasus terkonfirmasi positif di Kaltim.
114
kasus terkonfirmasi positif dilaporkan Andi dalam rilis hariannya. Ibu
Kota Kaltim, Samarinda dan Balikpapan masing-masing menyumbang 37 kasus
terkonfirmasi baru. Diusul oleh Bontang yang melaporkan adanya 25
penambahan kasus terkonfirmasi positif baru. “Penajam Paser Utara ada 1
kasus, Kutai Barat 2 kasus, Berau 3 kasus, Kutai Timur 4 kasus, dan
Paser 5 kasus baru,” imbuhnua.
Sementara untuk kasus sembuh,
kali ini melebihi jumlah kasus terkonfirmasi positif. Sebanyak 150 kasus
sembuh dilaporkan Andi. Kasus sembuh terbanyak disumbang oleh
Balikpapan dengan angka 69 kasus, disusul oleh Samarinda sebanyak 68
kasus baru.
“Bontang ada 2 kasus sembuh baru, Berau ada 3
kasus sembuh baru dan Paser serta Penajam Paser Utara masing-masing 4
kasus baru,” tukasnya. Kasus meninggal dunia juga masih terjadi di
Kaltim. Kali ini ada 2 kasus meninggal dunia yang dilaporkan Andi, yang
masing-masing berasal dari Samarinda dan Kutai Timur.
Sehingga
hingga saat ini ada 301 kasus meninggal dunia yang terlapor di Kaltim.
Sementara untuk total kasus terkonfimasi positif mencapai 8.324 kasus,
dimana 2.551 diantaranya masih menjalani perawatan dan 5.472 lainnya
dilaporkan sembuh. (*)
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur