Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Ifran mengatakan, itu adalah jumlah terbanyak dalam satu hari.
"Iya, terbanyak setelah beberapa hari lalu kami pernah makamkan 6 jenazah, kali ini 9 jenazah dimakamkan dengan protokol," ucap Ifran keapada Korankaltim.com, Senin (21/9/2020).
Tapi, jumlah sebanyak itu, ternyata bukanlah angka sebenarnya. Karena, sedianya pada Minggu (20/9/2020) ada total 11 jenazah, yang harus dimakamkan. Namun melihat kondisi tim yang dirasa sudah sangat kelelahan, maka 2 jenazah yang seharusnya dimakamkan dini hari, dipindah pada Senin (21/9/2020).
"Liang lahat belum cukup, dan kasihan mereka (tim) menggali (kubur) sampai jam 11 malam," jelas Ifran.
Hal ini membuat Sekretari Kota Samarinda, Sugeng Chairudin menyampaikan pesan dan apresiasinya kepada seluruh tim pemakaman. Ia mengucapkan terimakasih atas pengabdian seluruh tim.
"Tetap menjaga kesehatan, atas nama Pemkot Samarinda saya Ucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sahabat sekalian," pungkasnya.[]
Penulis : Claudius Vico
Editor : Rusdianto