“Kasus berasal dari 2 daerah di Kaltim, yakni Balikpapan dengan tambahan 1 kasus, dan Samarinda tambahan 2 kasus meninggal dunia,” ungkap Andi.
Sementara itu, bukan cuma kasus meninggal dunia yang dilaporkan Andi. Sebanyak 92 kasus terkonfirmasi positif baru pun dilaporkannya. Kasus paling banyak berasal dari Ibu Kota Kaltim, Samarinda dengan penambahan sebanyak 42 kasus. Kemudian Balikpapan juga turut menyumbang puluhan kasus, dengan angka pasti sebanyak 30 kasus baru. Selain kedua daerah tersebut, ada 3 daerah lain yang menyumbang angka penambahan kasus terkonfirmasi positif di Benua Etam.
“Berau ada tambahan 9 kasus, Bontang 7 kasus dan Kutai Timur 4 kasus,” bebernya.
Sementara untuk kasus sembuh, kali ini dalam penyampaian Andi jumlahnya lebih banyak dibandingkan kasus terkonfirmasi positif. Ada 130 kasus sembuh yang dilaporkan Sekretaris Dinkes Kaltim tersebut. Sama dengan kasus terkofirmasi positif, Samarinda juga menyumbang kasus sembuh tertinggi dibandingkan daerah-daerah lain. Sebanyak 63 kasus dinyatakn sembuh oleh Kota Tepian.
“Selanjutnya Balikpapan juga melaporkan ada 53 kasus sembuh, diikuti oleh Paser sebanyak 12 kasus baru. Terakhir Kutai Timur melaporkan.2 kasus sembuh,” sebutnya.
Hingga saat ini kasus terkonfirmasi positif di Benua Etam berjumlah 5446 kasus dimana 1971 diantaranya masih menjalani perawatan, Sedangkan untuk kasus sembuh tercatat ada 3245 dan meninggal dunia hingga saat ini berjumlah 230 kasus.[]
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Rusdi