Rudi rekan Azis mengatakan saat itu dirinya meminta sang istri untuk mengantarkan nasi ke temannya tersebut, karena katering makanan.
Saat istri Rudi mengetuk pintu, tak ada jawaban sehingga langsung menelpon suaminya dan langsung mendatangi bangsalan tersebut.
"Saya mau dobrak, tapi tanya dulu sama pemiliknya apakah ada kunci serepnya, ternyata ada dan saat saya buka, langsung lihat ke kamarnya dia sudah meninggal, dengan posisi tertelungkup," jelas Rudi.
"Saya keluar langsung melaporkan ke warga lainnya dan RT setempat, termasuk keluarganya," sambungnya.
Sudah dua bulan Azis tinggal di bangsalan tersebut
Sejak Kamis (27/8/2020) lalu dirinya juga sempat mengantarkan nasi tetapi tak pernah ada respon dari Azis
"Diantar makanannya, tetapi dikembalikan lagi karena dia tidak ada. Nah, terkahir ini baru saya curiga kenapa tidak ada, makanya saya langsung datangin ke bangsalannya, ternyata sudah meninggal," sebut Rudi.
Sementara itu, Kanit Inafis Polresta Samarinda, Ipda Yitno Hadi mengatakan dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tak ada tanda- kekerasan pada tubuh almarhum.
"Kami banyak menemukan obat-obatan, kemungkinan almarhum sakit," kata Yitno. (*)
Penulis: Nancy
Editor; Aspian Nur