Jubir Penanganan Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak menuturkan, Balikpapan menyumbang sebanyak 132 kasus. Separuh lebih kasus yang terdeteksi di Kota Minyak itu merupakan kasus Orang Tanpa Geja;a (OTG). “Ini merupakan akumulasi dari kasus Kamis (20/8) lalu. Kemarin lambat kami terima,. Ini tinggi karena akumulasi 2 hari,” beber Andi.
Ada juga 6 kasus positif berasal dari Kutai Timur, 3 kasus lainnya dari Paser 3 kasus dan Berau 2 kasus. Sementara untuk Bontang dan Samarinda juga turut menyumbang kasus dengan angka yang tinggi. “Samarinda 32 kasus dan Bontang 20 kasus,” ungkapnya.
Andi juga melaporkan penambahan kasus sembuh sebanyak 53 kasus, yang hampir keseluruhannya berasal dari Balikpapan. Setidaknya ada 47 kasus sembuh yang dilaporkan Dinkes Balikpapan. Sedangkan sisanya berasal dari Kutai Timur dan Paser sebanyak masing-masing 3 kasus. Sementara ini belum ada daerah lain yang melaporkan penambahan kasus sembuh.
Bukan hanya kasus terkonfirmasi positf ataupun sembuh, Andi juga menuturkan kasus kematian kembali bertambah di Benua Etam. Ada 5 kasus yang dilaporkan meninggal dunia dengan rincian; 4 kasus berasal dari Balikpapan dan Samarinda 1 kasus.
Hingga saat ini angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim sebanyak 2892 kasus dimana 1013 diantaranya masih menjalani perawatan. Sedangkan untuk total kasus sembuh sebanyak 1774 dan akumulasi kasus meninggal dunia sebanyak 105 kasus. (*)
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur