Direktur Utama (Dirut) RSUD AW Syahranie Samarinda David Harjadi Mashoer membantah keras kabar tersebut. David menjelaskan dalam PCR yang dimiliki oleh pihaknya, terdapat lampu halogen yang usia pemakaiannya 1000 jam.
“Sudah tercapai pemakaian selama seribu jam jadi kami menunggu lampu pengganti,” ujar David kepada korankaltim.com
Lampu halogen merupakan jenis lampu yang digunakan untuk membalik reaksi kimia dalam proses pengecekan spesimen-spesimen warga yang sudah masuk. Sayangnya David belum bisa memperkirakan kapan lampu tersebut akan datang dan PCR yang ada bisa dipergunakan kembali. “Kalau sudah datang (lampu halogen pengganti) ya bisa difungsikan lagi,” tegasnya.
Kondisi ini terjadi selama dua pekan terakhir namun RSU AWS sudah langsung melakukan pemesanan terhadap lampu halogen pengganti agar kondisi seperti ini tak berlangsung lama. (*)
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur