Di antaranya persimpangan Lembuswana dan kawasan Jalan Juanda tepat di bawah fly over.
Beberapa warga dan pengguna jalan mengeluhkan banjir tersebut. Hasani (45), driver ojol, saat melintas di Jalan Ruhui Rahayu harus menuntun motornya karena mesin mogok.
"Saya tadi lewat dari Jalan Pembangunan, banjirnya dalam, motor saya sampe mogok, mau antar pesanan makan jadi tidak bisa," ucap Hasani.
Di ruas Jalan Juanda, beberapa masyarakat juga mengeluh. Yuyud (45) mengatakan banjir mulai meninggi pukul 14.30 WITA. Makin lama kedalaman air lebih dari setengah meter.
"Banjir ini mulai dari setengah tiga, kedalaman mungkin berkisar lebih dari setengah meter, ini saya juga lihat-lihat banyak kendaraan mogok," sebut Yuyud.
Doni (39), juga warga Jalan Juanda menyebutkan banjir ini akibat dari menumpuknya sampah plastik yang berada di dalam drainase.
"Ya di bawah saluran ini kan keliatannya banyak kotoran," tandas Doni.
Mereka berharap Pemerintah Kota Samarinda segera bisa mengatasi kawasan langganan banjir ini.
Penulis : Claudius Vico
Editor: M.Huldi