Ketiga orang yang mengembalikan formulir itu masing-masing Hendra, Tanty Prasetyaningrum, dan Jafar Abdul Gaffar yang sepertinya selalu memilih detik-detik terakhir sebelum tahapan dinyatakan berakhir.
"Hendra kembalikan formulir pukul 10.40 WITA, Tanty sepuluh menit kemudian, sedangkan Jafar pukul 16.50 WITA, 10 menit sebelum masa pengembalian ditutup," kata Dominicha, pada Jumat (7/8/2020).
Kini, pihaknya sedang melakukan verifikasi bakal calon ketua yang mengembalikan formulir. Hasil dari verifikasi tersebut akan diumumkan pada saat Musda.
"Nanti ada pada pleno VII kita akan sampaikan lolos atau tidaknya karena itu mekanismenya, sekarang belum bisa karena sedang berjalan prosesnya," sambungnya.
Diketahui, indikator verifikasi yang digunakan mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan DPP Partai Golkar, Nomor:JUKLAK-2/DPP/GOLKAR/II/2020 mengenai Musda Partai Golkar di Daerah.
"Pendidikan minimal S1/sederajat, aktif menjadi pengurus Golkar Samarinda sekurang-kurangnya selama lima tahun, dinyatakan lulus pelatihan atau pengkaderan partai Golkar, memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, kapabilitas dan tak terlibat G30S/PKI, serta dapat dukungan 30 persen dari pemilik suara," paparnya.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: M.Huldi