"Arahan dari provinsi, agendanya dipercepat karena arahan dari DPP maksimal 31 Agustus dan setelah ini masih ada, Kutai Timur, Berau, Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu," kata Ketua Tim Penjaringan Ketua DPD II Golkar Samarinda, Dominicha Lutab, Kamis (6/8/2020).
Dia menyebutkan, empat kader yang mengambil formulir antara lain, Hendra, Tanty Prasetyaningrum, dan Andi Syahruddin. Pada menit-menit akhir jelang penutupan penjaringan, Jafar Abdul Gaffar turut mengambil formulir. "Karena formulir sudah diambil, jadi kami menunggu pengembalian formulir, kemudian melakukan verifikasi," tukasnya.
Hasil dari verifikasi berkas para bakal calon ketua, lanjut dia, akan diumumkan pada saat pergelaran Musda mendatang.
Sekretaris tim penjaringan Juniansyah menambahkan, verifikasi oleh tim penjaringan mengacu pada Juklak Nomor II yang diterbitkan DPP Golkar.
"Pendidikan minimal S1/sederajat, aktif menjadi pengurus Golkar Samarinda sekurang-kurangnya selama lima tahun, dinyatakan lulus pelatihan atau pengkaderan partai Golkar, memiliki prestasi, dedikasi, loyalitas, kapabilitas dan tak terlibat G30S/PKI, serta dapat dukungan 30 persen dari pemilik suara," paparnya.
Dia berharap ketua terpilih hasil Musda dapat mengembalikan kejayaan Golkar di Kota Samarinda serta memenangkan Pemilu akan datang.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: M. Huldi