Gara-Gara Kasus IA Moeis, RSUD AWS Batasi Pasien Rawat Inap
1 menit baca1.937 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahrani ( RSUD AWS) Samarinda dr David Masjhoer mengaku mengetatkan prosedur penanganan pasien. Bahkan, rumah sakit pelat merah itu akan membatasi penanganan kepada pasien rawat inap.
Hal ini disebut David lantaran berkaca pada kasus yang terjadi di RS IA Moeis Samarinda. "Prosedur penanganan pasien kami masih tetap ketat selama pandemi. Dengan kondisi Moeis, saat ini kami mungkin akan membatasi pasien rawat inap hanya yang benar-benar emergency. Sementara yang masih belum emergency hanya rawat jalan saja," ujar David kepada korankaltim.com, Selasa (14/07/2020) siang tadi.










