Sebagai manusia biasa, Sugeng sepertinya memiliki hati nurani yang dalam terkait nasib para pemilik bangunan dan rumah diatas tanah negara tersebut, namun dalam tulisannya itu Sugeng menegaskan kalau dirinya hanya menjalankan tugas. “Mohon maaf dan minta ridhonya, Saya hanya bertugas mengeksekusi program ini yang juga sudah dilakukan oleh para orangtua dan senior kita,” tulisnya lagi.”Pasti ada yang pro dan kontra terhadap langkah-langkah pemkot ini. Secara pribadi saya siap menjalankan semua perintah atasan, walaupun banyak yg mencibir, menganggap saya sok macam-macam. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa saya,” paparnya.
Sugeng merasa kuat menjalankan tugas karena mendapat dukungan keluarga. “Bersyukur istri dan anak-anak saya tercinta selalu mendukung dan mengikhlas kan setiap langkah saya dalam menunaikan tugas,” sebutnya.
Terakhir dalam tulisannya itu Sugeng berharap dukungan semua pihak agar program jalur hijau di tepian SKM bisa berjalan tanpa kendala. “Mohon doa masyarakat kota Samarinda yang berpandangan sama.dengan program dan visi Pemkot. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita semua, Aamiin Ya Rabbal Alamin,” tutup Sugeng dalam tulisannya tersebut.
Dalam unggahannya Sugeng memasang tiga foto, dua diantaranya peta lokasi beberapa titik pembongkaran dan satu surat undangan rencana rapat dengar pendapat kepada DPRD Samarinda, pejabat pemkot, Camat Samarinda Ulu, Lurah Sidodadi serta undangan lainnya membahas penertiban hunian warga SKM segmen Pasar Segiri yang rencananya digelar Kamis (9/7/2020) sore nanti pukul 14.00 WITA.
Seperti diketahui, rencana pembongkaran bangunan dan rumah di SKM segmen Pasar Segiri yang sedianya berlangsung Selasa (7/7/2020) pagi lalu tertunda karena aksi demonstrasi warga yang bermukim dikawasan tersebut. Mereka meminta penundaan sampai adanya kata sepakat. Meski begitu pemkot bergeming dan tetap akan melakukan pembongkaran secepatnya karena ingin menjadikan kawasan itu sebagai jalur hijau seperti yang sudah dilakukan pada segmen Jalan S Parman dan saat ini di segmen Jalan Perniagaan. (*)
Penulis: redaksi korankaltim.com