Selain tak bisa melakukan penarikan dana di ATM para nasabah juga kecewa, lantaran teller bank yang seharusnya bisa melakukan pelayanan penarikan secara manual tidak beroperasi meski kantor bank tersebut buka seperti biasa.
Salah satu nasabah Ale (32) saat ditemui di bank Bukopin mengatakan dirinya sejak sepekan lalu tak bisa mengambil uang di ATM.
"Iya, sudah seminggu ini, gak bisa narik sama transfer uang. Makanya hari ini (Rabu) datang mau mempertanyakan, kenapa gak bisa ambil," tuturnya.
"Saya dari pagi disini, gak tahu ini sampai kapan kayak gini," sambungnya.
Hal senada juga disampaikan Ina (36) yang merupakan nasabah mengaku dirinya mendatangi bank sejak Jumat (26/6/2020) lalu hingga Rabu (1/7/2020) kemarin, tetapi dirinya juga belum bisa melakukan transaksi baik di ATM maupun manual.
"Saya dari Jumat kemarin sudah kesini, sampai sekarang belum bisa juga ambil uang dan belum ada kejelasan dari bank. Tetapi ada yang bilang bisa narik," pungkasnya.
Terpisah, Achmad Firdaus selaku Branch Manager Bukopin Cabang Samarinda mengatakan meminta maaf atas persoalan antrean oleh nasabah.
Dikatakannya, antrean tersebut terjadi karena ada kekhawatiran dari nasabah terkait dana di bank, sehingga terjadi penarikan secara bersama-sama.
"Karena memang ada kepanikan dari nasabah, makanya ada antrean, terkait dana mereka di bank karena ada pemberitaan yang tidak benar, yang jelas kami jamin dana nasabah aman," tegasnya.
Selain itu, kata Firdaus kejadian tersebut juga dikarenakan adanya penarikan gaji nasabah pensiunan serta penarikan dana nasabah secara masif.
Untuk itu, dengan kondisi saat ini pihaknya harus menjaga kondisi situasional. Padahal jika nasabah menarik sesuai keperluan, maka antrean tidak akan terjadi.
"Kami tetap berupaya agar para nasabah tetap nyaman dan dana nasabah kami pastikan aman tersimpan di bank Bukopin, selain dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," bebernya.
Sehingga, dirinya berharap nasabah tidak perlu khawatir, apalagi bank Bukopin juga diawasi publik sebagai perusahaan terbuka.
"Jadi, nasabah tidak perlu panik, karena semuanya dana tetap aman bersama kami," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Desman Minang