Belum Bongkar Bangunan, Warga SKM Tunggu Pembayaran Dana Kerahiman
1 menit baca482 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Warga yang tinggal di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) sisi belakang Pasar Segiri masih menolak untuk membongkar bangunan mereka. Pasalnya sampai saat ini dana Kerahiman yang dijanjikan Pemkot Samarinda tak juga dibayarkan. Bahkan kejelasan terkait mekanisme pembayaran pun masih abu-abu. Ketua RT28 Kelurahan Sidodadi, Hasmudin mengatakan bahwa warganya sama sekali tak menolah kebijakan yang dibuat Pemkot Samarinda. "Tapi kan dijanjikan ada dana santunan. Nah itu Dibayarkan dulu, baru mau pindah," sebutnya saat dihubungi Korankaltim.com.
Hasmudin menambahkan hal itu lantaran kebanyakan warga tak bisa pindah kerumah sewa lainnya, jika belum menerima bantuan dari Pemkot Samarinda. Sementara itu, ditegaskan Hasmudin bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengetahui rencana pemutusan sambungan listrik dan air minum yang direncanakan Pemkot Samarinda. "Kalau mau kontrak rumah pun kan bayar dulu, baru bisa pindah. Jadi mereka masih menunggu," imbuhnya.










