"Kita ketahui bersama bahwa kaum milenial kini bukan hanya sebagai korban atas peredaran narkoba melainkan juga sebagai pelaku, baik pengedar, maupun kurir. sehingga perlu edukasi mendalam," terangnya, sebagai pembuka diskusi.
Diskusi Webinar yang dipandu Kabid Lingkungan Hidup HMI Cabang Samarinda, Nur Hariyani selaku moderator, menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltim, Brigjen. Pol. Drs. Iman Sumantri dan Direktur Resnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol. Budi Santosa sebagai narasumber.
Iman Sumantri mengungkapkan hingga kini di wilayah kerjanya masih terdapat kabupaten yang belum membentuk BNNK.
"Pada dasarnya tugas BNNK itu pencegahan dan pemberantasan, namun sekarang baru pencegahan saja, karena keterbatasan sumber daya manusia," ucapnya.
Sementara, Budi Santosa menyebutkan, seluruh pihak perlu berberperan aktif dalam memberantas narkoba. "Kami pun menindak tegas oknum Polri yang terlibat dalam bisnis peredaran narkoba," tuturnya.
Pada diskusi kali ini, Badko HMI Kaltim-Kaltara merekomendasikan agar pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim dapat menindaklanjuti pembentukan BNNK agar dapat lebih memaksimalkan pemberantasan narkoba.
"Kami juga menyerukan kepada lintas cabang se-Kaltim-Kaltara untuk membentuk Kader Anti Narkoba," tutup Muis.
Penulis : Faishal Alwan Yasir
Editor: M.Huldi