Terkait Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, RSU AWS Tak Lakukan Pengamanan Berlebihan
1 menit baca4.543 kali dibaca

KORANKALTIM.COM,SAMARINDA - Aksi jemput paksa jenazah di Kota Surabaya menjadi kekhawatiran khususnya bagi pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syahranie (AWS). Pasalnya, hal ini tergolong aksi nekat yang bisa membahayakan, karena bisa saja menjadi sarana penularan Covid-19.
Namun demikian, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) RSUD AWS Samarinda dr David Masjhoer mengatakan, pihaknya tak melakukan pengetatan atau pengamanan khusus akibat adanya aksi jemput paksa jenazah ini. "Di kamar jenazah kami tidak melakukan pengetatan. Hanya protokol penyakit menular saja yang diterapkan," kata David dikofirmasi Koran Kaltim, Jumat (12/06/2020) siang tadi.









