Para unsur terkait berkomitmen ahar menekan angka penyebaran covid-19 khususnya melalui pintu masuk Samarinda di jalur maritim.
Kepala KKP Kelas II A Samarinda Sabilal Rasyad saat ditemui menjelaskan bahwa kegiatan yang melibatkan lintas sekor terkait ini adalah bentuk komitmen agar menekan penyebaran covid-19.
"Kegiatan hari ini dari kita unsur kesehatan di Samarinda ada dari KKP maupun Dinkes serta lintas sektor terkait skrinning terhadap unsur maritim yang bekerja di kawasan pelabuhan yang tentunya banyak resiko. Mudah-mudahan dapat diketahui apakah terpapar covid-19 atau tidak," jelas Sabilal saat ditemui di lokasi swab test Kamis (4/6/2020) tadi.
Hasil dari swab test nantinya setelah diketahui akan memudahkan petugas kesehatan untuk memetakan individu yang terindikasi terpapar covid-19 agar segera vepat dilakukan penanganan. "Gejalanya ringan, sedang atau tidak, kita akan petakan daerah maritim ini," sebutnya.
Disinggung mengenai 8 anak buah kapal (ABK) yang poaitif di Samarinda, Sabilal mengaku kegiatan ini direncanakan jauh sebelum ada rilis resmi pihak terkait tentang adanya 8 ABK yang dinyatakan positif Covid-19.
"Sebetulnya sebelum itu sudah kami rencanakan kegiatan ini, yang positif kami percepat penanganannya. Yang jelas kami sudah kita tracing semua, hanya 8 ABK itu saja yang positif, kejadian kemarin kita silent. Begitu sudah di rilis di tingkat provinsi dan kota barulah kami tindaklanjuti," ungkap Sabilal.
Terkait kapal yang digunakan, Sabilal bersama lintas sektoral lain sudah berkoordinasi guna dilakukan karantina dan dibawa ke luar Samarinda agar tidak menimbulkan kecemasan dikalangan masyarakat, ia pun juga berkomitmen terus menjaga agar keluar atau masuknya orang dari luar Kaltim khususnya Samarinda terpantau serta dapat dilakukan pencegaham jika memang terpapar covid-19 yang dibawa dari daerah pandemi lain.
"Kapal dikarantina, ABK yang positif dibawa ke rumah sakit rujukan guna dilakukan penanganan sedangkan yang tidak kita jaga agar kondisi mereka fit terus," imbuhnya.
Sabilal pun tak menyebut secara me detail berapa orang yang berada dikapal pengangkut peti kemas tersebut. Sebegai tambahan informasi kegiatan swab test yang dilakukan hari ini menargetkan sekitar 200 orang dari unsur maritim lintas sektor. (*)
Penulis : Fairus
Editor: Aspian Nur