Secara rinci, Andi membeber penambahan dua kasus terkonfirmasi positif berasal dari Kutai Timur, dan Kota Balikpapan. Keduanya, kata Andi berasal dari klaster Gowa. "Dari Kutai Timur, kode KTM13 laki-laki 52 tahun, pelaku perjalanan dari Gowa yang telah dirawat di RSUD Kudungga sejak 14 April 2020. Lalu Balikpapan, dengan kode BPN28, seorang laki-laki 56 tahun, pelaku perjalanan dari Gowa yang melakukan isolasi diri di rumah sejak 20 April 2020," ungkap Andi.
Sementara untuk kasus sembuh, tambah Andi, 1 orang yang berasal dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Ia seorang laki-laki 19 tahun, dengan kode PPU04.
Kasus tersebut merupakan klaster Gowa yang telah dirawat di RSUD Ratu Aji Putri Botung PPU, sejak 3 April 2020. Pasien dinyatakan sembuh karena dari hasil uji laboratorium dua kali dengan hasil negatif, serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan kondisinya sudah sangat baik.
Kabar baik selanjutnya, ada penambahan 19 kasus Pasien Dengan Pengawasan (PDP) yang dinyatakan negatif Covid-19 di Kota Balikpapan.
Dengan begitu, total PDP negatif di Kaltim menjadi 215 kasus. Sayangnya, per 27 April masih terjadi penambahan PDP sebanyak 13 kasus. Satu diantaranya meninggal.
"Yang meninggal, laki-laki 55 tahun dari Kutai Barat. Kasus PDP merupakan pelaku perjalanan dari Lampung, Jakarta, dan Bogor yang memiliki keluhan batuk, lesu, dengan comorbid (sakit bawaan) TB Paru. Telah berobat ke klinik dan tidak ada perbaikan. Tanggal 27 April 2020 dini hari kasus dirujuk ke RSUD Harapan Insan Sendawar, dan dilakukan penanganan di Unit gawat darurat. Kondisi kasus memburuk dan dilaporkan meninggal," ungkap Andi.[]
Data Sebaran 19 Kasus PDP Negatif di Balikpapan
1. RSUD Kanudjoso Djatiwibowo sebanyak 7 Kasus
2. RS Pertamina Balikpapan sebanyak 5 kasus
3. RS Bhayangkara sebanyak 6 kasus
4. RST DR R Hardjanto sebanyak 1 kasus.
Akumulasi PDP yang dinyatakan negatif sebanyak 215 kasus.
Sumber : Dinas Kesehatan Kalimantan Timur
Data Sebaran Penambahan PDP per 27 April 2020
1. Kutai Kartanegara 8 Kasus
2. Kutai Barat 1 kasus
3. Kutai Timur 3 kasus
4. Paser 1 Kasus
Sumber : Dinas Kesehatan Kalimantan Timur
Penulis : Rusdi
Editor: M.Huldi