Menurut keterangan saksi, Tahmid (53), korban terbaring dalam gang karena mabuk berat. Ia melihat itu sekira pukul 04.00 WITA. "Dia mabuk berat dan memang sudah biasa," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Kemudian dirinya diberitahukan kondisi korban oleh anak-anak yang hendak mandi ke sungai pada pukul 06.00 WITA. "Anak-anak bilang ke saya, badan Yalex sudah kaku, tidak bergerak," ungkapnya.
Sementara Ketua RT 29 Sengkotek, Amrullah mengatakan ia melihat wajah korban pucat dan tak seperti biasanya.
"Kemarin sore ada minta uang Rp2.000 dan mukanya pucat, ya beda dari biasanya saja," terangnya.
Diketahui korban memang kerap meminta uang kepada warga sekitar untuk membeli alkohol yang dioplos dengan air mineral kemudian diminumnya.
"Sudah kurang lebih 10 tahun, mengonsumsi air mineral dengan alkohol, ya itu sehari-hari," imbuhnya.
Sebelum kejadiannya, dirinya masih melihat korban lalu lalang di sekitar gang. "Saya sempat lihat tadi malam, sambil pegang botol berisi alkohol oplosan," pungkasnya.
Saat ini korban telah dievakuasi ke RSUD IA Moeis Samarinda untuk dilakukan proses lebih lanjut.
Penulis: Nancy
Editor: Hendra