APPM Keluhkan Stagnasi Akibat Kebijakan Pemerintah
1 menit baca636 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Asosiasi Pedagang Pasar Malam (APPM) Kaltim menilai kebijakan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 melalui penutupan pasar malam masih terkesan mengambang. Beberapa lokasi pusat perbelanjaan bahkan hingga kini masih banyak yang beroperasi padahal konsentrasi massanya jauh lebih besar, ketimbang konsentrasi massa yang beraktivitas di pasar malam.
“Pemerintah ini nanggung ya, kalau memang mau memotong penyebaran virus harusnya merata sekalian. Jika berbicara mengenai konsentrasi massa, Pasar Induk, Eramart, Hipermart, Indomaret, bandara, dan pelabuhan jauh lebih banyak massanya, daripada massa yang ada di pasar malam. Namun, yang diimbau untuk berhenti beroperasi hanya pasar malam. Toh, pasar malam juga sama-sama menyediakan kebutuhan sehari-hari dan tidak rutin setiap hari beroperasi,” ujar Yanwar selaku Ketua APPM Kaltim, Selasa (7/4) tadi.









