Mendengar kabar ini, Sa'bani justru terkejut. Pasalnya, ia bersama Wagub dijadwalkan akan memimpin rapat.
"Nah, kata siapa. Siapa bilang, tidak ada. Ini beliau (Hadi Mulyadi) malah mau rapat," kata Sa'bani, dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Sa'bani terang saja menampik kabar tersebut. Ia bahkan membeber, orang nomor 2 di Bumi Etam tersebut, bakal melakukan rapat di salah satu Hotel di Balikpapan.
"Hari ini pak Wagub ke Balikpapan. Besok kunjungan ke Kutai Barat," tukasnya.
Korankaltim.com berusaha menghubungi Hadi Mulyadi. Hingga pads Senin siang, kabar dari Hadi akhirnya muncul. Melalui sebuah video, Hadi membantah kabar tersebut. Dalam video berdurasi 47 detik yang kini diunggah di akun Instagram resmi Pemprov Kaltim itu, Hadi memastikan bahwa bahwa kondisi fisiknya sehat, dan kabar beredar tersebut adalah hoax.
"Saya Hadi Mulyadi, Wakil
Gubernur Kaltim atas izin Allah SWT, berita tentang saya terpapar virus corona yang tersebar di media sosial adalah berita hoaks, jangan dipercaya, dan jangan resah," ungkapnya mengawali video.
"Yang penting, kita saling mendoakan agar mendapat kesehatan dan keselamatan," imbuhnya.
Tak cuma mengabarkan tentang kesehatan dirinya, pada bagain akhir video, Hadi juga meminta masyarakat Kaltim agar terus menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, agar semua terhindar dari paparan virus Corona.
"Saya ingatkan kepada warga Kalimantan Timur, agar menjaga kebersihan, mencuci tangan setiap saat, dan menyediakan cairan anti septik di kantor, di rumah agar kita semua terhindar dari paparan virus corona," pungkasnya.
Kabar hoax terinfeksinya Hadi Mulyadi menjadi mudah tersebar, dan cukup meresahkan lantaran paparan virus bernama Covid-19 ini, memang sedang mengkhawatirkan.
Dalam unggahan video tersebut, Pemprov Kaltim menyertakan keterangan dari Kepala Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Kartanegara Bambang Arwanto.
Pasalnya, potongan notulen rapat itu, menunjukkan kop surat dinas tersebut.
“Kami sudah cek pak. Tidak ada rapat kami seperti itu. Benar kami pagi tadi rapat, tapi tidak ada membahas soal Pak Wagub terinfeksi virus corona, apalagi soal lockdown dan segala macam itu. Intinya, berita itu hoaks pak,” kata Bambang Arwanto.
Rapat, kata dia hanya membahas rencana-rencana internal DPMPTSP Kukar untuk tetap bisa memberikan pelayanan yang baik, termasuk menyiapkan cairan-cairan antiseptic di lingkungan DPMPTSP.
Penulis : Rusdi
Editor: Aspian Nur
Simak videonya*