"Hari ini saja sudah delapan box yang keluar, biasanya satu box saja belum tentu terjual. Karena penyebaran Virus Corona ini permintaan masker meningkat," ungkap Feppy salah satu Karyawan Apotek Kimia Farma saat ditemui korankaltim.com Rabu (5/2/2020) pagi tadi.
Pembeli yang datang dari berbagai kalangan, ada juga seperti beberapa hari kemarin konsumen yang datang membeli dalam jumlah besar mengaku untuk dikirimkan kepada keluarganya yang berada di Taiwan dan Hong Kong. Karena masker N95 dan jenis lain sudah kosong di sana, akhirnya mereka membeli di Indonesia kemudian dikirim kepada keluarga mereka.
"Beberapa hari lalu ada yang membeli dalam jumlah banyak dan menceritakan akan dikirmkan ke keluarga Hongkong serta Taiwan. Tidak bercerita kondisi keluarganya, entah pelajar, bekerja disana atau sedang berlibur," sebut Feppy.
Stok masker di Samarinda sendiri disejumlah apotek sudah menipis, rekannya yang sama-sama bekerja di apotek mengaku kesulitan mendapatkan masker N95 dan jenis lain lantaran di distributor yang biasa memasok di Kota Samarinda mengalami kekosongan barang untuk masker.
Selain dikirim ke luar negeri permintaan juga meningkat dari awak kapal pelabuhan yang akan membawa barang melalui jalur perairan menuju China dan Taiwan, Feppy menyebut awak kapal yang datang ke apotek Kimia Farma mengajukan permintaan 1000pcs namun tidak disanggupi lantaran stok masker yang sudah berkurang.
"Karena banyaknya permintaan dari konsumen kami terus berusaha menyediakan masker. Untuk distributor juga kosong di Samarinda. Masker n95 tahan dipakai untuk dua hari namun sudah kosong, kalau masker biasa maksimal sekali pakai, kami punya stok hanya sedikit untuk masker jenis ini," sebut Feppy.
Tak hanya masker, penjualan obat-obatan seperti vitamin, obat daya tahan tubuh dan obat batuk/flu juga mengalami peningkatan. "Konsumen selain masker juga membeli obat antibiotik untuk menjaga daya tahan tubuh, vitamin-vitamin. Obat flu dan batuk juga meningkat pembeliannya," tutup Feppy.
Sementara karyawan Apotek Angel Farma yang terletak dijalan Sultan Hasanuddin mengaku juga kehabisan stok masker, permintaan selama dua pekan terakhir membuat stok masker berkurang hingga saat ini. "Berkurang, dari distributor juga sudah kosong untuk stok masker," ungkap Hikmah, karyawan apotek tersebut. (*)
Penulis : Fairus
Editor: Aspian Nur