GM Damri Cabang Samarinda Junaidi, tampak turun langsung bergabung dengan petugas BNNK Samarinda serta beberapa staf Damri memasang stiker anti narkoba bertuliskan Ngetrip Asyik Tanpa Narkoba. "Ini kerjasama dengan BNNK untuk sosialisasi agar masyarakat yang menggunakan jasa transportasi Damri tidak ada yang menyalahgunakan maupun transaksi narkoba," kata Junaidi Rabu (11/12/2019) siang tadi.
Selain pemasangan stiker, pihaknya juga beberapa waktu lalu sudah menggandeng BNNK untuk melakukan pemeriksaan urine kepada karyawan dan driver Damri. "Internal juga kami sudah lakukan periksaan kepada karyawan serta driver dan mereka bersih narkoba. Sehingga, dirinya, berharap dengan sosialisasi ini dapat meminimalisir penyalahgunaan narkotika di Samarinda khususnya," paparnya.
Sementara Kepala BNNK Samarinda, AKBP Siti Zaekhomsyah mengatakan untuk tahun ini pihaknya fokus sosialisasi dengan pemasangan stiker anti narkoba di tempat-tempat umum, tak terkecuali termasuk bus angkutan. Pasalnya, transportasi umum diakuinya juga kerap digunakan para sindikat peredaran narkoba, untuk mengirim barang haram tersebut. "Sebelumnya, kami sudah sosialisasi di kapal penumpang dengan memasang stiker dan sekarang di transportasi umum seperti bus Damri," jelas Zaekhomsyah.
Karena itu perlu adanya media untuk mengingatkan baik pengelola jasa transportasi maupun pengguna jasa transportasi. "Ini merupakan upaya pencegahan yang kami lakukan, agar ada pemahaman bersama untuk saling mewaspadai tentang bahayanya narkoba," tutupnya. (*).
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur