"Sebenarnya ini cara kita untuk memperkenalkan mereka ke khalayak umum. Karena belum semua tahu akan keberadaan mereka," sebut Sri pada korankaltim.com.
Seperti dalam acara Borneo Creative Youth Festival yang dilaksanakan di Big Mall Samarinda, Jumat (22/11/2019).
Sri mengatakan setidaknya ada 30 pelaku industri kreatif dikumpulkan dalam acara yang ke depannya akan dijadikan sebagai rumah bagi para pelaku industri.
Tahap awal dari kegiatan ini memang ditujukan untuk memilah-milah, mana industri kreatif yang paling menarik minat masyarakat Kaltim. Pasalnya, kata Sri, masing-masing daerah di Kaltim memiliki seleranya tersendiri.
"Tidak bisa semua daerah kita samakan jenis kreativitasnya. Makanya ini kita pilah-pilah dulu," tuturnya.
Kedepannya unruk rencana jangka panjang, Sri mengatakan akan mulai melakukan pemetaan terhadap sektor-sektor industri kreatif yang ada di Kaltim. Pasalnya ia mengakui bahwa untuk mengembangkan seluruh sub sektor tentu bukan urusan yang mudah.
"Jadi lebih baik kita lihat, mana yang potensial. Itu yang kita kembangkan," tutupnya.
Penulis : Permata S. Rahayu
Editor: Huldi Amal