Kapolsek Muara Kaman, Iptu Juwadi mengatakan, kebakaran yang juga menghanguskan dua bangunan sarang burung walet itu terjadi pukul 10:00 WITA.
Api pertama kali terlihat dari bagian tengah rumah warga bernama Saidah. Kondisi cuaca cukup panas dan rumah terbuat dari kayu membuat api cepat merembet ke rumah warga lainnya.
"Api dapat dipadamkan sekitar pukul 11:15 WITA, " kata Juwadi saat dihubungi.
Tidak ada mobil pemadam kebakaran yang datang memadamkan api. "Nggak ada mobil pemadam, namanya di kampung, ya nggak ada. Jadi warga pakai alat seadanya aja, alkon," katanya.
Kebakaran tersebut diduga karena hubungan arus pendek listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp 750 juta.
Kepala BPBD Kukar, Marsidik membantah tidak ada mobil pemadam yang tiba di lokasi kejadian.
"Ada kok mobil pemadam dari Kota Bangun," kata Marsidik.
Sebelumnya, Minggu (27/10/2019) kebakaran menghanguskan enam rumah dan satu toko Ponsel di Dusun Sirbaya, Desa Modern, Sebulu, Kukar.
Penulis: Sabri
Editor: M.Huldi