Selain itu Telkomsel terus memantau operasional BTS yang mencakup wilayah terdampak banjir serta posko-posko pengungsian agar layanan telekomunikasi Telkomsel tetap berjalan dengan normal baik itu layanan telepon, SMS, maupun internet.
“Telkomsel turut prihatin atas bencana banjir yang melanda Samarinda, Sidrap, dan Konawe. Agar layanan komunikasi tetap terjaga, kami telah menyiagakan mobile genset sebagai cadangan," kata Senior Vice President East Area Telkomsel, Ronny Arnaz.
Kondisi ini juga menjaga daya situs BTS yang memiliki potensi pemadaman listrik untuk waktu yang lama. Walau terkendala akses ke lokasi yang terendam banjir, mobilisasi catuan daya listrik cadangan dini berhasil dilakukan dengan cepat.
Telkomsel juga memberikan layanan telepon gratis di posko Telkomsel Peduli Bencana yang terletak di Telkomsel Distribution Center (TDC) Konawe, TDC Konawe Utara, Mobile Kantor Bupati Konawe, TDC Tanrutedong Sidrap, serta dua lokasi di Samarinda yaitu posko di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkuring dan BPBD Perumahan Griya Mukti. Bantuan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan akses komunikasi bagi para pengungsi dan korban bencana banjir.
Telkomsel juga memberikan bantuan sandang dan pangan seperti makanan siap saji, minuman, termasuk kebutuhan sandang seperti sarung, selimut, pakaian, tikar, popok bayi, dan sebagainya.
“Kami terus menjaga agar layanan telekomunikasi kami tetap berjalan normal. Semoga keadaan dapat segera pulih kembali", tutup Ronny Arnaz. (*)
Penulis : Adhi abdhian
Editor: Aspian Nur