Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti menegaskan, hal itu kewenangan Pemprov Kaltim.
"Kan ini amdalnya ya yang mengganggu operasional bandara. Meskipun bukan di penerbangan, tapi kan orang mau masuk bandara masa kotor begitu," ucapnya usai memantau posko mudik di Bandara APT Pranoto, Jumat siang (07/06/2019).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, Salman Lumoindong telah mendapatkan laporan adanya aktivitas tambang di sekitar area bandara.
"Informasi yang saya terima, terjadi pendangkalan saluran air akibat tanah yang mengalir masuk saluran, sehingga tak mampu lagi menampung air. Sehingga jalan masuk bandara terendam banjir," paparnya.
Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi bakal melaporkan kejadian tersebut dalam waktu dekat. "Segera, setelah ini akan kami laporkan ke Pak Gubernur," ungkapnya.
Penulis : Rusdi
Editor : Hendra