Bahkan, hari ini juga, Mei langsung bergerak melakukan sosialisasi. "Hari ini saya ada undangan sekitar 300 orang di Palaran. Karena kan saya sudah purna, jadi bisa melakukan sosialisasi dengan lebih bebas dan melakukan gerakan," tukasnya.
Ia juga menyebut, setidaknya sudah ada 3 partai besar yang melakukan pendekatan dan komunikasi politik kepadanya. Modal 3 partai itu, dinilai Mei cukup membawanya melenggang dalam kontestasi Samarinda 1. "Tapi kalau memang tidak (partai), saya siap kumpulkan KTP (maju jalur independen)," paparnya.
Latar belakang keorganisasiannya yang terbilang mentereng, membuat ia makin yakin bisa menduduki kursi Samarinda 1. Apalagi, Gubernur Kaltim Isran Noor seperti memberikan lampu hijau atas niatan Mei yang diakuinya sebagai adik kelas sejak masa sekolah menengah atas.
"Ibu Mei ini tangannya dingin. Masalah-masalah selesai di tangan dia. Semoga ini menjadi legacy, bagi kita semua untuk melaksakan tugas pemerintahan," kata Isran.
"Tugas tidak pernah selesai, masih banyak tugas lain yang bisa dikerjakan jika diniatkan menjadi karya untuk pengabdian kepada negara dan masyarakat," ungkap Isran saat menyampaikan sambutan pada pisah sambut Plt Sekprov Kaltim di Kantor Gubernur Sabtu siang. []
Penulis : Rusdi
Editor : M.Huldi