"Jadi, sejak H-7 itu sudah mengalami peningkatan penumpang yang melakukan mudik, baik yang dari Mahulu ke Samarinda maupun Samarinda ke Mahulu. Ya, artinya arus mudik ramai, baik hari lebaran, Natal maupun libur sekolah,"bebernya.
Rute tujuan kapal hanya ke Samarinda-Mahulu dan Long Bagun. Kapasitas kapal sekitar 200 penumpang di luar barang. Penumoang dikenai harga tiket bagian atas (kasur) Rp 150 ribu sedangkan bagian bawah (lesehan) Rp 120 ribu.
"Tujuan kapal ya dua itu dan harga tiket juga normal saja tidak ada peningkatan seperti hari biasa. Hanya, saja kalau hari libur pasti ada lonjakan penumpang,"terangnya.
Seorang penumpang yang baru tiba dari Melak yakni Syamsidi (38) mengaku dirinya baru kali ini mudik menggunakan kapal setelah 4 tahun lamanya.
"Ya, saya biasanya naik motor saja. Tetapi, karena bersama anak dan istri ya kasian nanti mereka, makanya naik kapal dan saya rasa untuk harga tiket juga masih sama Rp 150 ribu untuk yang diatas menggunakan kasur,"ujarnya.
Kapalnya berangkat dari Melak Jumat (31/5) sekitar pukul 09.30 WITA dan sampai Sabtu (1/6) pukul 13.00 WITA.
"Ya, dari sana juga ramai arus mudiknya, khususnya yang bagian bawah itu lesehan biasa jadi sedikit desak-desakan, sedangkan saya sama keluarga di atas ada kasur, itukan ada sekatnya,"tandasnya.
Penulis: Nancy
editor : M.Huldi Amal