Berupaya meredam persoalan ini DPP melalui melalui unsur Wilayah Dakwah (Wilda) Musyrif Kaltim Zaenal Hasyim, Sabtu (29/12) sore menggelar konferensi pers. Dalam keterangannya, Zaenal menyebut rotasi dalam sebuah organisasi adalah hal yang wajar dan merupakan dari bagian konsolidasi partai.
Ia juga menegaskan bahwa ini bukanlah sebuah pemecatan namun hanya peralihan jabatan dalam sturuktur eksekutif kepengurusan partai di wilayah Kaltim.
“Bukan pemecatan hanya rotasi, di mana ketua DPW yang lama kami tarik ke bidang wilayah dakwah yang merupakan dari DPP,” terang Zaenal.
Didampingi sejumah pengurus baru Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) yang ditunjuk DPP, Zaenal juga menekankan tidak ada AD/ART partai yang dilanggar terkait hal ini. Dikatakannya, DPP memiliki kewenangan penuh untuk mengganti struktur organisasi wilayah, baik melalui musyawarah atau seperti yang terjadi saat ini. Dalam keterangan persnya, disebut juga perubahan pengurus DPTW tidak berimplikasi kepada jabatan publik personil yang dirotasi. Seperti Masykur Sarmian yang kini duduk di DPRD Kaltim dan Sarwono selaku anggota legislatif Samarinda, sekaligus yang direkomendasikan untuk menjadi wakil wali kota. Hal ini sekaligus menjawab wacana pemecatan yang berkembang, karena jika diberhentikan otomatis akan mempengaruhi jabatan public yang diemban keduanya, sehingga tidak ada upaya PAW.
Dicecar dengan pertanyaan terkait akan adanya tuntutan dari DPD se-Kaltim, menurut Zaenal harus ada kejelasan tentang apa yang digugat. Berdasar Pasal 18 Ayat 4 AD/ART PKS, segala bentuk perombakan DPW ada di DPP, dan pengurus pusat bisa merencanakan rotasi kepengurusan.
Berikut kronologi tentang perubahan komposisi DPTW PKS Kaltim yang tercantum dalam rilis pers. 19 Desember DPP mengeluarkan SK Nomor 409/SKEP/DPP-PKS/2018 tentang DPTW PKS Kaltim 2015-2020. Yang ditindaklanjuti dengan menggelar Rapat Konsolidasi Pemenangan Partai yang salah satu agendanya mensosialisasikan SK DPP pada 25 Desember di Balikpapan. Setelah itu selama tiga hari hingga tanggal 28 Desember diterbitkan revisi lampiran SK DPP berdasarkan masukan peserta rapat Wilda Kalimantan bersama DPTW PKS Kaltim dan hari ini bersamaan dengan konpers dilakukan pula pelantikan komposisi baru kepengurusan di Hotel Grand Victoria Samarinda.
Sementara itu, Ketua DPW PKS Kaltim yang ditunjuk DPP, Harun Al Rasyid saat dimintai pendapatnya tentang hal ini menjawab diplomatis. Menurutnya ini hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap keputusan DPP.
“Ini bukan keinginan saya, tapi sebagai kader dan prajurit harus siap ditugaskan,” tegas Harun.
Penulis : Santi
Editor: Firman Hidayat