"(Banjir) bukan salahnya wali kota. Stumat - stumat (sebentar-sebentar) wali kota yang disalahkan. Yang membelah Samarinda itu Sungai Karang Mumus, jadi harus dilakukan normalisasi," kata Isran Noor saat memberikan sambutan pada penyerahan Dipa dan Bantuan Keuangan di Pendopo Lamin Etam, Selasa (18/12/2018) pagi.
Saat ini, kata Isran untuk menghilangkan banjir secara langsung tentu tidak bisa. "Karena seluruh dunia pasti banjir kalau ada sungai yang membelah kota. Samarinda wajar dan lebih baik karena ini ibu kota," tukasnya.
Sebagai dukungan kepada Pemkot Samarinda, ia mengaku akan memperjuangkan agar Samarinda mendapatkan tambahan dana dari APBN.
"Tahun 2021 masih lama tapi kita akan siapkan tambahan dana. Akan kami perjuangkan dapat dari Dana Bagi Hasil, Rp10 triliun lah untuk normalisasi SKM," ungkapnya.
Penulis : Rusdi
Editor: Firman Hidayat