Dukungan ini disampaikan Ketua DPC Gerindra Kukar Alif Turiadi. Menurutnya, program KNMP merupakan langkah konkret dalam mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pendekatan terpadu, mulai dari pembangunan infrastruktur, perbaikan sanitasi, hingga pemberdayaan ekonomi nelayan.
“Program ini tidak hanya membangun fisik kampung, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat nelayan secara berkelanjutan,” katanya kepada Korankaltim.com, Kamis (7/5/2026).
Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan hingga 4.000 kampung nelayan hingga tahun 2029. Untuk tahap awal tahun 2025, sebanyak 65 kampung di berbagai provinsi akan dibangun dengan dukungan anggaran sebesar Rp1,34 triliun. Fokus utamanya adalah menciptakan kawasan pesisir yang bersih, sehat, dan tertata, sekaligus memperkuat rantai pasok hasil tangkapan nelayan.
Di Kukar, sejumlah wilayah telah masuk dalam rencana pengembangan program ini, di antaranya Desa Kersik di Kecamatan Marangkayu, Desa Semayang di Kecamatan Kenohan, Desa Jantur Selatan di Kecamatan Muara Muntai, serta Desa Sangkuliman di Kecamatan Kota Bangun.
Selain Kukar, program ini juga menyasar wilayah lain di Kalimantan Timur, seperti Kabupaten Berau dan Kabupaten Paser.
Alif menilai, keberadaan program ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan nelayan. Melalui penyediaan sarana prasarana penangkapan ikan yang lebih memadai serta akses pasar yang lebih luas, pendapatan nelayan diproyeksikan meningkat hingga 75 persen.
Tak hanya itu, aspek peningkatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Program KNMP mencakup pelatihan, pendataan, serta pemberdayaan nelayan tradisional secara gratis, sehingga masyarakat pesisir memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan industri perikanan.
Lebih lanjut, Alif menekankan pentingnya keberlanjutan dalam implementasi program. Ia berharap kampung nelayan yang dibangun tidak hanya menjadi kawasan hunian yang layak, tetapi juga berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang produktif dan berdaya saing.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan salah satu inisiatif prioritas di bawah pemerintahan Prabowo Subianto, yang difokuskan untuk mengatasi kemiskinan di wilayah pesisir serta memperkuat sektor kelautan nasional.
“Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata sekaligus menjadi inspirasi pembangunan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan di kawasan pesisir juga daerah ulu Kukar yang notabene merupakan sektor perikanan,” tutupnya.
Editor: Erwin