Kegiatan tahunan ini menjadi momentum mempererat kemitraan sekaligus menegaskan pentingnya peran media dalam perjalanan politik partai.
Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena masih dapat dipertemukan dalam suasana Ramadan tahun ini.
Ia juga menyinggung perpindahan kantor dari lokasi lama di Jalan Ir H Juanda ke kantor baru di Jalan Bhayangkara yang diharapkan membawa semangat baru.
“Tahun lalu kami masih berkantor di Juanda, sekarang dengan nuansa baru di Jalan Bhayangkara. Semoga kantor ini menambah spirit perjuangan kami, menambah semangat bekerja untuk melayani rakyat, serta memperkuat silaturahim dan kerja sama bersama teman-teman jurnalis,” kata Syafruddin.
Buka puasa bersama insan pers merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada para jurnalis yang selama ini turut mengawal dan memberitakan kiprah partai karena PKB tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan media massa.
Secara terbuka Syafruddin mengakui peran pers sangat menentukan dalam menyampaikan gagasan, program, dan rencana aksi partai kepada masyarakat luas.
“Kami yakin dan sadar PKB tidak menjadi apa-apa tanpa dukungan dan publikasi dari teman-teman jurnalis. Apapun hebatnya gagasan dan cemerlangnya rencana PKB, kalau tidak didukung media massa, itu hanya akan menjadi rencana yang hampa,” tegasnya.
Anggota DPR RI itu juga menambahkan, dukungan media baik berskala besar maupun kecil telah berkontribusi terhadap peningkatan suara dan kursi PKB dari pemilu ke pemilu.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran pers dalam menyebarluaskan informasi kepada publik.
“Bayangkan jika ada ide dan gagasan, tetapi tidak dipublikasikan. Itu hanya akan menjadi rencana yang tidak terimplementasi dengan baik. Karena itu, dukungan media sangat bermanfaat dan berpotensi besar dalam mengabarkan serta menyebarluaskan program-program PKB,” ucap Syafruddin.
Melalui momentum Ramadan ini PKB Kaltim berharap sinergi antara partai dan insan pers semakin kuat, profesional, dan berkelanjutan.
“Demi menghadirkan informasi yang akurat serta mendorong partisipasi publik dalam pembangunan daerah,” tutup Syafruddin.
Editor: Aspian Nur