Keputusan terkait hal itu sepenuhnya berada di tangan tim formatur. “Belum tentu. Semua masih dalam proses. Formatur nanti yang akan memilih dan menilai,” ujar Gamalis kepada Korankaltim.com Rabu (4/2/2026) malam.
Meski demikian Gamalis yang juga Wakil Bupati Berau ini mengaku optimistis PPP Kaltim ke depan dapat menjadi lebih baik. Momen pembentukan formatur ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ajang evaluasi menyeluruh bagi internal partai.
“Ini momentum evaluasi, muhasabah. Bukan hanya kegiatan seremonial. Alhamdulillah hasil evaluasi diterima dengan baik oleh hampir semua peserta,” jelasnya.
Dalam proses tersebut, Gamalis menyebut hanya ada satu dinamika berupa sikap absen dari salah satu pihak. Namun hal itu justru mencerminkan praktik demokrasi yang sehat di tubuh PPP. “Itu hal yang wajar. Justru kalau semuanya menerima tanpa dinamika, malah janggal. Ini bentuk demokrasi di PPP,” tegasnya.
Terkait mekanisme pengusulan calon Ketua DPW PPP Kaltim, Gamalis menyebutkan Wakil Sekretaris Jendral (Waswkjen) DPP PPP Jabal Idris bertindak sebagai ketua formatur secara ex officio.
Selanjutnya, tim formatur yang berjumlah lima orang, diisi juga oleh dirinya dan tiga DPC, akan menggelar rapat untuk menilai nama-nama calon yang dianggap layak. Adapun tiga DPC yang dilibatkan jadi tim formatur yakni Kutai Timur (Kutim), Balikpapan dan Berau.
“Kami akan menilai CV para kandidat, melihat kapasitas dan kelayakan mereka. Bisa satu, dua, atau tiga nama yang muncul,” ujar Gamalis lagi.
Saat ditanya apakah namanya sudah masuk dalam pembahasan, Gamalis membenarkan kalau namanya sudah disebut dalam forum internal formatur.
Namun, ia menegaskan belum ada keputusan resmi. “Nama sudah ada, tapi baru satu dan belum resmi. Semua masih menunggu proses kerja formatur,” ujarnya.
Mantan Ketua DPW PPP Kaltim periode 2021-2026 itu berharap proses penentuan Ketua DPW PPP Kaltim dapat rampung dalam waktu dekat. Dalam lima hari ke depan, ketua wilayah beserta susunan pengurus harian sudah ditetapkan, mengingat agenda Mukernas PPP yang akan segera digelar.
“Mudah-mudahan sebelum Mukernas tanggal 11 Februari ini semuanya sudah selesai,” harap Gamalis.
Sejumlah persyaratan bagi calon Ketua DPW PPP Kaltim, antara lain pernah mengikuti pelatihan kepemimpinan partai (LK dan LKKU), tidak pernah terpidana, pernah menjadi pengurus harian di tingkat DPW atau DPC, serta memiliki masa keanggotaan minimal lima tahun. Karena itu kesempatan mencalonkan diri terbuka luas bagi seluruh kader PPP dari daerah mana pun selama memenuhi persyaratan dan dinilai layak oleh tim formatur.
“Siapa pun bisa, sangat bisa. Formatur jumlahnya ganjil, lima orang, jadi keputusan tetap objektif,” pungkas Gamalis.
Editor: Aspian Nur