Setelah menetapkan pasangan calon (Paslon) dan nomor urut pada 23 Maret 2025, fokus kini beralih pada masa kampanye yang dijadwalkan berlangsung dari 26 Maret hingga 15 April 2025.
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap kebutuhan logistik dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan.
“Kami sudah membahas ini secara internal dan memang ada tantangan besar yang harus kami selesaikan dengan cepat,” jelasnya, Senin (24/3/2025).
Terkait pencetakan surat suara, KPU masih mempertimbangkan apakah akan tetap menggunakan pihak ketiga yang sama seperti sebelumnya atau menggandeng penyedia lain.
“Kami akan melihat kesiapan mereka. Yang jelas, kami mempertimbangkan faktor waktu, karena proses ini harus berjalan dengan efisien,” tambahnya.
Selain surat suara, ketersediaan bilik dan kotak suara juga menjadi perhatian utama. Meskipun masih memiliki sisa logistik dari pemilihan sebelumnya, jumlahnya jauh dari kebutuhan ideal.
“Kami memiliki 40 bilik suara cadangan, sementara kebutuhan PSU mencapai 1.447. Kami akan mengecek kembali apakah cadangan yang ada masih layak digunakan. Jika tidak mencukupi, maka kami harus segera mencari solusi agar tidak ada hambatan saat pelaksanaan PSU,” ungkapnya.
Dalam tahapan kampanye, KPU Kukar telah menyusun strategi agar kegiatan sosialisasi dan pemaparan visi-misi dari para Paslon tetap berjalan efektif. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan debat kandidat.
“Debat rencana hanya akan digelar satu kali, untuk tempat masih berkordinasi dengan pihak terkait,” tuturnya.
Selain debat, kampanye juga akan dilakukan dalam bentuk pertemuan tatap muka, dan kampanye akbar ditiadakan.
“Kami telah mengatur jatah kampanye bagi masing-masing Paslon. Nantinya segera menggelar rapat koordinasi dengan Paslon, tim sukses, serta pihak keamanan agar semua kegiatan kampanye berjalan sesuai aturan yang berlaku, kampanye akbar tidak ada nantinya kita ada rakor dengan paslon,” tambahnya.
KPU Kukar menyadari bahwa persiapan PSU memiliki tantangan tersendiri, terutama dari sisi logistik dan waktu yang terbatas. Namun, pihaknya berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan berjalan dengan lancar dan transparan.
“Kami juga berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk Paslon dan pendukungnya, dapat bersama-sama menjaga suasana yang kondusif selama proses ini berlangsung,” pungkasnya.
Editor: Erwin