Desa tersebut merupakan salah satu daerah terpencil di Kota Tepian sehingga untuk mempercepat proses distribusi surat dan kotak suara Pilkada harus menggunakan transportasi air.
Hal ini diungkapkan Waka Polresta Samarinda AKBP Eko Budiarto saat dikonfirmasi. Ia mengatakan bahwa proses pendistribusian logistik Pilkada 2024 ke Desa Loa Kumbar, lebih efektif menggunakan transportasi air (sungai).
“Artinya melihat pertimbangan kenyamanan dan keamanan, lebih efektif menggunakan jalur sungai, karena kalau darat itu jarak tempuh bisa sampai satu jam, sedangkan sungai hanya 15-20 menit saja,” katanya saat dihubungi melalui ponselnya.
“Karena proses ini harus benar-benar kami antisipasi, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sama halnya melalui jalur sungai, jangan sampai terjadi apa-apa,” sambungnya.
Ditanya terkait dengan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 13 di RT 19 tersebut diakuinya masuk dalam kategori rawan.
“Sehingga, memang banyak hal yang harus diantisipasi, kalau jumlah personel ada dua personel Polri, dan dua petugas Linmas. Untuk DPTnya sendiri ada 237 orang,” imbuhnya.
Eko menambahkan untuk pengantaran kotak dan surat suara ke Desa Loa Kumbar berjalan dengan lancar dan aman, dengan menggunakan speedboat Sat Polairud Polresta Samarinda.
“Semua berjalan lancar, dan diharapkan saat pelaksanaan juga aman tidak ada gangguan, hingga selesai penghitungan, sampai kami jemput lagi,” pungkasnya.
Editor: Erwin