"Saya bukan gila jabatan, tidak gila gelar, saya sudah dapatkan itu. 31 tahun saya di militer, saya rela ambil risiko untuk pensiun dini dan kembali mengabdi untuk membangun cita-cita kampung halaman Kutai Kartanegara yang kita cintai ini,"kata Dendi, Minggu (25/8/2024) malam.
Dendi merupakan jenderal TNI berdarah Kutai dan satu-satunya putra Kaltim yang berhasil pecah bintang. Ia pernah menjadi Dandim 0906/KKR dan Danrem 092/ASN.
Pada Pilkada 2024 ini, Dendi akan berpasangan dengan Alif Turiadi--politikus Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Kukar.
Sama dengan Dendi, Alif juga menyatakan siap melepas kursinya di parlemen.
"Saya sebenarnya orang yang pandai bersyukur. Saya sangat bersyukur menjabat selama dua periode di parlemen dan tahun ini untuk ketiga kalinya, tapi melihat langkah Pak Jenderal Dendi yang juga siap pensiun dini setelah 31 tahun mengabdi, kami pun juga siap melepaskan jabatan di pimpinan DPRD untuk maju di Pilkada 2024 mendampingi beliau, deal," tegas Alif.
Duet militer dan politisi ini didukung partai penguasa parlemen Kukar. Serupa dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, Dendi-Alif didukung mayoritas partai pemilik kursi di DPRD Kukar. Mulai dari Golkar dengan sembilan kursi, Gerindra enam kursi, PAN, Nasdem, dan PKB yang masing-masing empat kursi, serta PKS dua kursi.
Mereka juga didukung parpol non parlemen, seperti Hanura, Perindo, Partai Umat, dan PPP berikut Demokrat.
Editor: Supiansyah