Mahyudin sendiri mengakui terdapat kecocokan dengan partai tersebut yang diharapkan dapat mendukungnya pada pertarungan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kaltim mendatang.
Dia mengungkapkan terdapat ikatan kuat dengan partai tersebut dan bahkan ia juga turut membagikan visi dan strateginya untuk kontes politik yang akan datang dengan menunjukkan kesiapannya menghadapi tantangan pemilihan gubernur.
"Ada ikatan yang kuat dan luar biasa di sini (PPP). Saya merasa sangat nyaman, terutama karena kehadiran sahabat lama, Pak Rusman Yakub," ungkap Mahyudin.
Optimisme Mahyudin terhadap dukungan PPP terlihat jelas. Ia percaya dukungan dari anggota partai adalah kunci membangun sinergi yang akan membawa kemajuan bagi Kaltim. "Dukungan partai adalah faktor penting untuk memenangkan posisi gubernur untuk periode 2024-2029," ujarnya.
Mahyudin membeberkan dirinya telah menjalin komunikasi dengan beberapa politisi untuk menjadi calon wakil gubernur. Namun, ia menekankan pentingnya survei dan diskusi dengan partai untuk menemukan pasangan yang sejalan dalam visi dan misi. "Masih ada waktu untuk menyelaraskan visi dan misi," katanya.
Sementara itu Ketua Pemenangan Pemilu DPP PPP Rusman Ya’qub, turut memberikan pandangannya mengenai peluang Mahyudin.
"Pengembalian formulir berakhir pada tanggal 10 Juni. Setelah itu, kami akan mengadakan rapat DPW untuk membahas rekomendasi dan potensi calon gubernur," jelas Rusman.
Keputusan akhir tentang calon yang akan diusung oleh PPP akan ditentukan DPP PPP. "Kami akan mengajukan tiga kandidat, tetapi DPP yang akan memilih satu," tutupnya.
Editor: Maruly Z