Sekretaris DPW Partai NasDem Kaltim, Fatimah Ashari membenarkan informasi tentang pengunduran diri Isran Noor dengan alasan kesibukan aktivitas dirinya di luar Kota Samarinda. Surat pengunduran diri itu ditandatangani langsung oleh Isran Noor pada Jumat (10/11/2023).
"Iya informasi yang beredar benar," ucap Fatimah, Sabtu (11/11/2023).
Disinggung bagaimana nasib nahkoda kepemimpinan DPW Partai NasDem Kaltim, Fatimah menegaskan pihaknya akan menunggu arahan DPP Partai NasDem. Namun ia menegaskan kepengurusan akan berjalan sebagaimana mestinya sambil menunggu arahan tersebut.
"DPW menunggu arahan DPP. Tapi partai akan berjalan seperti biasa, karena kepengurusan bersifat kolektif," tuturnya.
Sementara itu mengenai persiapan jelang Pemilihan Umum (Pemilu), Fatimah bersikap bijak bahwa seharusnya pengunduran diri itu tak mengganggu target pemenangan Pemilu yang akan berlangsung pada 2024 mendatang. "Insyaallah tidak. Seluruh jajaran terus bekerja dalam tatanan yang sudah diatur dan terstruktur, yang terpenting menjaga kekuatan spirit menang pada diri setiap kader," jelasnya.
Ia tak dapat berkata banyak mengenai pilihan mantan Gubernur Kaltim itu terhadap sikap pengunduran dirinya, namun yang pasti Fatimah mengungkapkan banyak pembelajaran yang dapat ditarik dari sosok Isran Noor.
"Kami mengucapkan terima kasih untuk semua bimbingan, pembelajaran dan dukungan dalam segala hal selama pak Isran Noor menjadi Ketua DPW Partai NasDem Kaltim. Sejujurnya kami mencintai dan sangat menghargai beliau. Tapi dalam kondisi ini kami harus menghormati pilihan beliau. Semoga beliau selalu sehat dan sukses," tutupnya.
Editor: Maruly Z