Dikonfirmasi terkait hal itu, Dany Bunga mengatakan siap untuk menjadi pejabat pengawas penyelenggaraan pemilu sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-Undang.
"Sebagai yang terpilih menjadi Komisioner Bawaslu Kaltim saya siap menjalankan amanat sabagai pengawas Pemilu," ujar Dany, Selasa (25/7/2023) hari ini.
Disinggung mengenai tingkat kerawanan pemilu di Kaltim yang cukup tinggi, Dany menjelaskan setidaknya tiap daerah juga memiliki potensi yang sama.
Dany akan segera beradaptasi dengan lingkungan pekerjaannya, termasuk berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait jadi salah satu langkah yang akan ditempuh.
"Seperti dengan panitia penyelenggara pemilu yaitu KPU (Komisi Pemilihan Umum), OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, termasuk dengan kepolisian dan beberapa jajaran Komisioner Bawaslu lainnya," tutur Dany.
Dany tinggal menunggu pelaksanaan pelantikan yang akan dilakukan oleh Bawaslu RI.
Sebelumnya berdasarkan pengumuman hasil tes kesehatan dan wawancara tertuang dalam surat bernomor 024/HK.01.01/KI/06/2023 terdapat 4 nama yang direkomendasikan Panitia Seleksi (Pansel) yaitu Siti Akhlis Muafin, Danny Bunga, Rudiansyah dan Daini Rahmat. 4 nama itu pula yang direkomendasikan Pansel kepada Bawaslu RI sebelum ditetapkannya dua nama yang berhasil lolos.
Editor: Aspian Nur