Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda Dwi Haryono kepada Korankaltim.com menjelaskan, sistem digital yang akan digunakan oleh tim di lapangan yaitu elektronik pencocokan dan penilitian (e-coklit), sehingga selain melakukan kerja-kerja manual dalam menyocokkan data juga akan didata secara digital di dalam sistem e-coklit.
"Agar lebih rapih dan akurat sistem pendataan kami," kata Dwi usai bimbingan teknis (bimtek).
Penyusunan daftar pemilih yang dilakukan KPU Samarinda, membekali jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Samarinda di Hotel Mercure Sabtu dan Minggu, 4 - 5 Februari.
Dalam sistem e-coklit nantinya akan dipasang GPS sehingga dari petugas yang bekerja dapat terlihat dan termonitor terus menerus.
"Petugas bekerja atau tidak akan kelihatan. Mereka bekerja dalam rumah atau di manapun juga akan kelihatan," ungkapnya.
Editor: Aspian Nur