“Monitoring di dua kecamatan Tenggarong Seberang dan kecamatan Loa Kulu melihat situasi terkini dan kami melihat di lapangan, kita lihat kondisinya cukup kondusif dan kita bisa melihat partisipasi pemilih luar biasa dan rata-rata yang kami datangi di atas 80 persen semua, semoga bisa 90 persen (partisipasi pemilih),” kata Rendi kepada awak media, Rabu (14/9/2022).
Rendi mengungkapkan, belajar dari pengalaman sebelumnya ketika Pilkades memang suasana euforia pemilihan di desa setempat berbeda dibanding pesta demokrasi lainnya seperti Pilgub, Pilbup, Pileg ataupun Pilpres. Pilkades ini memang kegembiraanya lebih besar sehingga partisipasi pemilih juga harapannya bisa lebih besar.
“Namun beriringan dengan jumlah pemilih, otomatis harus diiringi dengan kondusifitas di desa-desa terebut, sehingga apa yang kami lakukan hari ini monitoring pak bupati di zona Muara Kaman dan Sebulu, saya di zona Tenggarong Seberang dan Loa Kulu, pak Sekda di Kecamatan Marangkayu dan Muara Badak dan asisten-asisten pemerintah daerah juga ada di beberapa zona yang disebar, diharapkan agar kondusifitas Pilkades yang memang euforia-nya luar biasa ini,” ungkapnya.
Sehingga memang dengan kegembiraan yang besar ini diharapkan peran kebersamaan dari seluruh warga yang ada di desa-desa tempat pemilihan tersebut. Apalagi suasananya sekarang semua desa diliburkan sehingga partisipasi lebih besar.
“Alhamdulillah dari tujuh desa yang kami kunjungi semua kondusif semua berlangsung baik. Mudah-mudahan yang tidak kami datangi, sama partisipasi besar dan semua menggunakan hak suaranya dengan baik serta kondusifitas terjaga,” demikian Rendi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin