Sapta menyampaikan slogan politik gratis ini digaungkan sebagai tanda dalam berpolitik sejatinya tidak perlu mengeluarkan biaya, terkhusus bagi kalangan masyarakat yang membutuhkan perahu untuk pertarungan legislatif.
"Politik gratis, jadi ga ada yang perlu bayar bayar, bagi masyarakat dan pemuda di Samarinda yang mau jadi caleg (calon anggota legislatif,Red), pemimpin itu gratis," ucap Sapta. "Ini gratis jadi tidak ada mahar taj ada keluarkan uang, free," timpalnya.
Sapta mengaku sebenarnya baru dua bulan mengemban amanah sebagai nakhoda PKP Samarinda ini. Karenanya kini sedang dalam tahap penyusunan program dan strategi pengenalan partai ke masyarakat.
Kendati demikian perlu diketahui bahwa PKP merupakan salah satu partai yang telah mendaftar dan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon peserta pemilu tahun 2024 mendatang.
Sapta menerangkan meski baru dua bulan bergerak di Samarinda, kini sudah sekitar dua hingga tiga ribuan anggota PKP di Samarinda yang telah terdaftar.
"Kami akan kembangkan terus, khususnya pemilih pemula dan masyarakat yang masih bingung terhadap partai politik yang akan di pilihnya. Kita lebih pada pemilih baru dan pengusaha," jelasnya.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur