Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Balikpapan Syarifuddin menjelaskan, Golkar Balikpapan yang membawahi beberapa OKP mengambil sikap tegas terkait video Haris Pertama tersebut.
"Kami mengeluarkan pernyataan sikap dibawah naungan Partai Golkar Balikpapan," kata Syarifuddin dalam konferensi pers di kantor Sekretariat DPD Golkar Balikpapan Kamis (28/8/2022) sore tadi.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Balikpapan Achmad Thoyyib mengatakan mereka mengeluarkan pernyataan sikap atas ujaran kebencian Haris Pertama.
"Kami meminta partai Golkar memecat dan mencabut Haris Pertama dari keanggotaan Partai Golkar," kata Thoyyib.
Mereka juga meminta kepada Haris Pertama untuk segera meminta maaf secara terbuka kepada Airlangga Hartarto secepatnya. "Apabila poin satu dan dua tidak dilaksanakan maka seluruh OKP Kekaryaan yang bernaung di KNPI Balikpapan akan menarik atau mencabut diri," tegasnya.
Adapun untuk OKP Kekaryaan yang ada di KNPI Balikpapan sekitar 13 OKP. Meski demikian pihaknya tidak menyebutkan secara rinci karena terlebih dahulu harus mengecek kaderisasi partai Golkar.
"Kami akan menunggu kelanjutan dari kasus ini dan hari ini sudah dilaporkan secara resmi Haris Pertama ke Bareskrim Polri karena ujaran kebencian," tegasnya.
Munculnya video Haris Pertama membuat pihaknya sebagai partai Golkar harus membela institusi partai berlambang pohon beringin tersebut.
Saat ini mereka masih fokus di OKP, dan siapapun yang tergabung di KNPI semua akan menarik diri. "Untuk waktunya kami masih menunggu dalam waktu seminggu ini. Kalau tidak ada permintaan maaf kami akan menarik diri. Akan ada rapat di Internal partai Golkar sendiri," ujar Thoyyib lagi.
Saat ini ratusan ketua AMPI se-Indonesia sudah menyatakan sikap melalui media massa mengecam pernyataan Haris Pertama.
"Mungkin satu Indonesia ini gaungnya. Sementara saat ini kami giat-giatnya mengkampanyekan Airlangga Hartarto sebagai capres dan ada yang melecehkan. Kami merasa lambang institusi kami dinodai. Marwah partai kami dihina kami langsung bergerak atas pernyataan Haris Pertama tersebut," pungkas Thoyyib.
Penulis: Laeko
Editor: Aspian Nur