Anggota KPU Kukar, Yuyun Nurhayati mengatakan dari hasil rakor yang dilakukan, diharapkan persoalan terkait data pemilih akan lebih baik lagi kedepannya. “Harapan kita seperti itu, jadi kenapa kegiatan tahapan ini dilaksanakan yaitu dengan program PDPB ini dalam rangka untuk kita ini siap secara data untuk pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang akan datang. Jadi secara data itu, datanya termutakhirkan dan datanya akurat,” katanya kepada korankaltim.com, Kamis (16/6/2022).
KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu , untuk keakuratan data dibutuhkan peran semua pihak, bukan hanya KPU saja dalam hal untuk mensukseskan pemilu ini nantinya.
“Jadi pada kesempatan kali ini kami sangat mengapresiasi kehadiran dari para Camat se Kutai Kartanegara untuk bersama-sama kita menggali sebuah permasalahan terhadap data pemilih, bagaimana menjadi lebih baik lagi agar jangan sampai justru data pemilih ini menjadi penyumbang tingkat partisipasi rendah karena kalau datanya tidak valid maka itu memungkinkan menjadi salah satu penyumbang angka partisipati itu rendah,” jelasnya.
Untuk tahapan data pemilih berkelanjutan hingga menjadi Data Pemilih Tetap Yuyun menerangkan hal tersebut masih berproses dalam PKPU tahapan Pemilu yang akan di mulai pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih di bulan Oktober 2022 - Juni 2023 Dan kemudian sampai nanti ditetapkan DPT " jadi untuk PDPB ini masih ada waktu sekitar 3 bulan kedepan untuk bisa kita mutakhirkan dalam PDPB" terangnya.
Menyikapi pernyataan Kepala Kesbangpol jika kedepan dalam Rakor periode III bisa dilibatkan para Kades Lurah hingga tingkatan RT, Yuyun menegaskan hal tersebut akan dilakukan oleh pihaknya dan menjadi salah satu upaya pendekatan KPU Kutai Kartanegara terhadap stakeholder hingga tingkat paling bawah.
“Kami KPU Kutai Kartanegara akan segera menyusun jadwal dan juga kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui Kesbangpol terkait kita akan berkoordinasi ke tingkat Kelurahan/ desa RT RW terdekat dari KPU kukar di kecamatan Tenggarong sini dahulu, untuk kemudian segera kami evaluasi hasilnya serta kami akan konsultasikan ke KPU Provinsi supaya setelah itu kita akan bisa menentukan langkah selanjutnya dalam hal perolehan data dari Kelurahan dan desa hingga RT tersebut,” tegas Yuyun.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur