Untuk diketahui, enam Ketua PAC yang turut serta mengundurkan diri antara lain Ketua PAC Sambutan Nurjamil, Ketua PAC Loa Janan Ilir Anwar, Ketua PAC Samarinda Seberang Munir, Ketua PAC Samarinda Ilir Maharani, Ketua PAC Palaran Masyhadi, dan Ketua PAC Samarinda Ulu Heri Siswanto.
Kemudian, tiga pengurus DPD yakni Wakil Sekretaris I DPD Kaltim Muhammad Firmanuddin, Teguh Rizki Fauzi, dan Dian Wahyudi.
"Saya menyatakan sikap mengundurlan diri sebagai pengurus dan kader Partai Demokrat," kata Sukamto pada konferensi pers yang dilakukan di Warkop Bagios, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Selasa (14/6/2022) sore.
Keputusan politik yang diambilnya ini buntut dari pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kota Samarinda yang dianggap sudah tidak objektif dan dengan penilaian like and dislike.
Sukamto menilai Partai Demokrat saat ini sudah keluar dari rule yang selama ini dijalankan dan bertentangan dengan idealismenya.
Jenjang kaderisasi di partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini sudah tidak sistematis dan mengayomi kader yang memiliki loyalitas dan dedikasi terhadap partai. "Sehingga sebesar apapun pengorbanan dan perbuatan yang dilakukan tidak pernah memiliki nilai," ungkapnya.
Sukamto sudah mengabdi di Partai Demokrat selama 15 tahun, terhitung dari tahun 2007 hingga sekarang, pernah menjadi Legislator di DPRD Kota Samarinda selama dua periode, bahkan pernah menduduki jabatan wakil ketua.
"Artinya pengabdian membesarkan dan mengangkat suara Partai Demokrat dari era kejayaan sampai masa sulit sudah saya lalui. Semua itu pun dilakukan murni karena kecintaan dan nilai-nilai perjuangan," sebut Sukamto.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur