Wakil Rakyat Dapil Kalimantan Timur ini memahami Kaltim masih berada dalam masa genting Covid-19. “Walau grafik Covid-19 di Kaltim mulai melandai, saat ini 8 dari 10 daerah masih zona merah. Ini menunjukkan ada 51 kasus positif atau aktif setiap harinya. Vaksinasi sangat krusial untuk mencegah grafiknya meningkat lagi,” kata Hetifah saat dikonfirmasi Korankaltim.com Minggu (26/9/2021) hari ini.
Hetifah yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang bermitrakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini menekankan pentingnya vaksinasi bagi tenaga kependidikan.
“Saat ini, baru beberapa daerah dan sekolah di Kaltim yang bisa melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka). PTM dapat dilaksanakan secara optimal hanya jika guru melewati syarat kelengkapan vaksinasi. Ini juga mencegah adanya kluster baru di sekolah. Oleh karena itu, saya dorong para guru dan tenaga kependidikan untuk memanfaatkan vaksinasi massal ini,” papar Hetifah.
Hetifah mengajak masyarakat umum untuk tidak ragu menerima vaksin agar Kaltim dapat segera pulih. “Vaksin terbukti aman dan dapat menekan penyebaran Covid-19. Proses vaksinasi massal ini mudah dan gratis. Saya yakin pasti masyarakat sudah jenuh dengan beragam pembatasan sosial akibat Covid-19. Ayo semangat ikut vaksin agar Kaltim dapat kembali normal,” tegas wanita yang menjabat Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP Golkar tersebut. Hetifah memberikan apresiasi sinergi solid berbagai pihak dalam kelancaran vaksinasi massal di Kaltim selama ini.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur