Ketua Komisi III DPRD Kaltim ini pun menargetkan lebih dari 13 kursi di parlemen Kukar. Hamas mengaku siap mundur jadi ketua, jika perolehan kursi di dewan tidak naik.
"Kalau bisa kami target 19 kursi, " katanya.
Setelah penetapan sebagai ketua, langkah selanjutnya akan membentuk struktural kepengurusan periode 2020-2025.
Selain itu, pihaknya akan mempersiapkan pemenangan perhelatan besar di 2024. Diantaranya pemilihan presiden, bupati/walikota dan legislatif.
"Tentu ada yang harus kita konsultasikan untuk memenangkan perhelatan tersebut. Ini tugas kita semua, dengan terpilihnya saya jadi ketua, "katanya.
Sekretaris DPD Golkar Kaltim, M Husni Fahruddin atau yang akrab disapa Ayub mengatakan, kader Golkar yang ada di kepengurusan akan mengakomodasi semua faksi-faksi junior dan senior serta kelompok tengah, hulu dan pesisir.
"Kami akan jadikan satu. Kepengurusan (Golkar Kukar) akan gemuk. Itu tidak masalah demi kepentingan bersama, "katanya.
Dengan kepemimpinan Hamas, Ayub optimis kursi Golkar di Kukar bisa bertambah.
"Itu sudah janji ketua. Jika hanya 13 kursi, dianggap gagal dan mengundurkan diri, "tandasnya.[]
Penulis: Sabri
Editor : Rusdi