"Selain itu kami juga dibantu oleh Pamdal (Pengamanan Dalam) dari pihak hotel," tuturnya.
Selain itu tambah Andi, pasca rekapitulasi penghitungan surat suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tersebut, gudang logistik dan Kantor KPU dan Bawaslu juga menjadi, titik pengamanan yang dilakukan, hinggal Pleno KPU nanti.
"Kami sudah melakukan rapat untuk pengamanan pleno KPU dan mengerahakan 324 personel itu gabungan dari brimob, TNI, Satpol PP dan dibanti pamdal hotel," terangnya. Sementara itu, terkait dengan teknis pengamanan yang dilakukan saat pelaksanaan Pleno KPU tersebut, Andi menyebutkan nantinya akan dilakukan pemeriksaan ketat saat akan masuk, baik di parkiran maupun di tempat kegiatan.
"Akan dilakukan sterilisasi di tempat acara dan juga berdasarkan koordinasi dengan tim gugus juga harus sesuai protokol kesehatan, artinya yang mengikuti pleno nantinya dibatasi, hanya yang berkepentingan saja," bebernya. Dan ia juga mengimbau kepada masyarakan, tokoh agama, pemuda, termasuk dengan pasangan calon (paslon), bersama dengan kepolisian untuk tetap menjaga kondusifitas Kota Tepian.
"Untuk paslon diharapkan nantinya tidak mengerahkan massa saat dilakukan pleno KPU nanti. Sehingga, nantinya pihak penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu bisa menjalankan tupoksinya masing-masing," terangnya.
Dan lanjut kata Andi, siapa pun yang nantinya terpilih, diharapkan tetap menjaga kondusifitas, karena menurutnya tujuan memimpin, untuk Samarinda lebih baik dan mensejahterakan masyarakatnya.
"Tujuannya pasti memiliki itikat baik untuk mensejahterakan masyarakatnya, artinya apa yang sudah dideklarasikan yaitu siap menang siap kalah, dilaksanakan, demi kondusifitas kota kita," pungkasnya.[]
Penulis: Nancy
Editor : Rusdi