Pengamanan yang akan dilakukan aparat keamanan tak hanya di TPS saja namun juga pergeseran logistik mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke Panitia Pemilihan Suara (PPS) tingkat kelurahan untuk administrasi, kemudian langsung disebar ke TPS-TPS.
Sebanyak 606 personel Polresta Samarinda yang diturunkan untuk pengamanan logistik tersebut terhitung mulai hari ini. Di Samarinda untuk Pilkada lusa dibagi di 10 kecamatan, 59 kelurahan dengan jumlah 1.962 TPS.
Selain personel Polresta Samarinda, satu pleton unit reaksi cepat yang terdiri dari satu pleton personel Polda Kaltim dan dua kompi Bawah Komando Operasi (BKO) Polda Kaltim juga ikut dalam pengamanan. "Ada tambahan satu kompi gabungan Polda Kaltim dan satu kompi Brimob Yon B pelopor Polda Kaltim," ungkap Dedi.
Diharapkan personel yang melakukan pengamanan tetap waspada dan menjaga kesehatan dan terpenting menjaga integritas dan netralitas. "Karena saat ini masih masa pandemi Covid-19, untuk itu wajib menerapkan protokol kesehatan. Nantinya dari perwira pengendali selalu berkoordinasi dengan Kabag Ops Polresta Samarinda dalam hal pengamanan," paparnya.
"Semoga semuanya kembali dalam keadaan sehat, Tuhan menyertai semua dalam tugas," tutup Dedi. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur