Motivasi lainnya, dia ingin mempertahankan rekor Golkar yang selalu menang pada setiap hajatan Pilkada.
"Artinya jangan sampai Golkar terputus, karena mulai dari 1999 sampai sekarang, itu kader Golkar yang terpilih. Faktanya lagi, ketua DPRD kita adalah saudara Rasid," kata Setia Budi.
Bahkan, jika nantinya Golkar lebih memilih selain dirinya karena lebih berkompeten, dia mengaku siap memberi dukungan.
DPD Golkar Kukar sendiri begitu selektif dalam memilih wakil. Sejauh ini sudah ada 10 orang yang mengambil formulir pendaftaran wakil bupati. Mereka akan dinilai loyalitasnya terhadap visi-misi Golkar.
Bagaimana sosok Setia Budi di mata Ketua DPD Golkar Kukar Abdul Rasid?
"Kalau bicara soal Golkar, Pak Setia Budi sudah tidak diragukan lagi. Dia senior Golkar dan dedikasi beliau terhadap Golkar tidak bisa diragukan lagi," sebutnya.
Setelah proses pendaftaran ini selesai, akan ada proses sosialisasi dan survei terhadap para bakal calon wakil bupati yang mendaftar ke Golkar.
"Dari hasil survei sangat menentukan sekali dalam kita menentukan wakil, di samping faktor-faktor yang lain," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi